Puisi

Senja Banda Naira

Agung Pranyoto ratapku menggelinding di pekarangan Kampung Coenpenikmat lorong jalan yang ternodai kenangannegeri barakat menjelma biru menjadi harusenja datang lagi kicau dan jangkrik mulai menyalakan tandaada si merah melintas dengan senyum manjadipertontonkan kenangan mengingat dalam nalarsenja datang lagi pertolehan kanan terpajang Lewerani dengan bijakbukan sekadar ungkapan indahTuhan di singgasana, santai menganggukkan keinginan pemintamembelalak mata relakan […]

Senja Banda Naira Read More »

Perempuan Berperahu

Olivia Chadidjah Latuconsina Perempuan muda itu Tergopoh-gopoh mendayung perahu Berlomba dengan ombak Berpacu dengan waktu Sesekali mengelus perutnya yang besar Sambil berdoa, “selamatkan kami, Tuhan” Peluh lelah dan sakit telah menyatu terus mendayung perahu Sambil berbisik, “sabar ya, nak” Perahu melaju Melewati lorong-lorong kesakitan Tapi laut tak lagi bersahabat Ombak memeluk raga tak berdaya Perahu

Perempuan Berperahu Read More »

Hening

Iskandar Pelupessy Cintanya cinta kadang tak puas Asa hati dibelenggu rasa Ya, rasa yang tak puas Tak puas atas apa yang dirasa Para penjaga surau itu bukan pohon perdu Hulubalang dari Manuhua ke Salaiku menunggu titahmu Kami dan mereka bahkan kita menunggu sabdamu Para penghuni rumah tua usah lha berdebat Tembok usang itu butuh kuas

Hening Read More »

Scroll to Top