Puisi

Bukan Figuran

Di terang-terang konde hitam benderang Lekuk jemari kasar sebab dapur harus menjadi gelang Perempuan desa bukan refleksi kepentingan kelas Mereka tidur di atas buku-buku Ina dan baba yang selalu cemas  Perempuan desaAdalah perlawanan idiom-idiom keagamaan Menjadi kekuatan sorotan adat sebagai keterbatasan Dibakar dengan api ketimpangan Dari bibir-bibir perjanjian  Perempuan desa Berdiri di bawah atap perangkat-perangkat norma Dilawan jika sudah mulai sama Dihidupkan dengan nilai […]

Bukan Figuran Read More »

Laut Kita di Sana

Alya Salaisha-Shinta Segeralah kita mulai Menyusun karang dan pasir Jadi istana dan kita bermukin Di kedalamannya Bukankah asin dan laut Tak bisa dipisahkan? Mereka satu sebagaimana kita Dan bersama rindu-rindu Yang menjelma sampan Kita mengapung sembari Menghitung bintang-bintang Yang lahir setiap kau menyelesaikan satu puisi laut kita di sana jauh dari hingar-bingar terlalu dekat dengan

Laut Kita di Sana Read More »

Scroll to Top